Tampilkan postingan dengan label Lentera Dari Selarong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lentera Dari Selarong. Tampilkan semua postingan

Lentera Dari Selarong - Format TPB



Judul : Lentera Dari Selarong
Tahun Terbit : 2016
Format : Standar
Tebal : 260 halaman (hitam-putih)
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Cerita : Metha Studio & Dwi 'Jink' Aspitono
Gambar : Dwi 'Jink' Aspitono
Desain Cover : Dwi 'Jink' Aspitono
Harga : -
Stok : Kosong



Keterangan:

Komik ini merupakan kumpulan dari trilogi Lentera Dari Selarong (jilid 1 s/d 3) yang dicetak dalam satu buku secara khusus dengan cover tebal (hard cover) berdasarkan permintaan dari pembaca setia Metha Studio.



Terkait:


Lentera Dari Selarong - Jilid 3



Judul : Lentera Dari Selarong - Jilid 3
Tahun Terbit : 2015
Format : Standar
Tebal : 106 halaman (hitam-putih, halftone)
Ukuran : 14,5 x 23 cm
Cerita : Metha Studio & Dwi 'Jink' Aspitono
Gambar : Dwi 'Jink' Aspitono
Desain Cover : Fajar Sungging
Harga : Rp. 25.000,-
Stok : Ada
Kontak : Chairul Agus Saptono - 0818269291



Sinopsis:

Truno Gapuk yang ternyata menjadi suami dari Rengganis berhasil menangkap Pangeran Diponegoro. Ia bermaksud 'menjual' Pangeran Diponegoro ke kompeni, dan sebagai imbalannya ia berharap kompeni akan membantunya mendirikan kerajaan baru di atas tanah Mataram.

Kastubi yang mengetahui hal itu menjadi sangat murka. Ia melawan habis-habisan pasukan Truno Gapuk. Beruntung anak buah Truno Gapuk terpecah dua. Sebagian setia padanya, sebagian lagi berada di pihak Kastubi yang bermaksud menyelamatkan Pangeran Diponegoro.




Catatan:

Bonus komik karya Fajar Sungging berjudul "Gelang Kembar"



Terkait:


Lentera Dari Selarong - Jilid 2



Judul : Lentera Dari Selarong - Jilid 2
Tahun Terbit : 2014
Format : Standar
Tebal : 103 halaman (hitam-putih, halftone)
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Cerita : Metha Studio & Dwi 'Jink' Aspitono
Gambar : Dwi 'Jink' Aspitono
Desain Cover : Fajar Sungging
Harga : Rp. 25.000,-
Stok : Ada
Kontak : Chairul Agus Saptono - 0818269291



Sinopsis:

Melalui cerita Warin Kepada Sagiwar terungkap, bahwa orang tua kandung Warin dan Kastubi bernama Parjan dan Rengganis. Rengganis adalah gembong penjarah berjuluk Jrangkong Pesisir.

Suatu ketika Parjan dan Rengganis berselisih paham yang berujung kaburnya Parjan dengan membawa Kastubi kecil yang aslinya bernama Segara, sedangkan Warin yang sebenarnya bernama Gendis tetap ikut Rengganis.

Rengganis yang dendam pada Parjan memburu suaminya itu dan beberapa tahun kemudian berhasil menemukan tempat tinggal Parjan yang telah menikah lagi dengan wanita yang memiliki anak perempuan seusia Gendis yang bernama Kinasih.

Rengganis membunuh Parjan dan istrinya, sementara Kastubi kecil dan Kinasih diselamatkan oleh paman mereka, Dipologo. Dipologo lah yang merawat Kastubi dan Kinasih hingga keduanya beranjak dewasa.

Sementara Warin dan Sagiwar dalam perjalanan menuju ke kampung halaman Kastubi, Kastubi ditolong oleh kompeni bernama Jansen. Ternyata Jansen telah menikahi Kinasih. Jansen membawa Kastubi ke rumahnya dan ketika ia mengetahui kalau Kinasih telah diperistri oleh Jansen yang seorang kompeni dan sangat ia benci, Kastubi kembali pergi meninggalkan kampung halamannya.

Kastubi kemudian bertemu dengan Ratih yang tak lain adalah anak buah Truno Gapuk. Ia ditugasi merayu Kastubi agar mau bergabung dengan Truno Gapuk yang berniat mengail di air keruh. Ia ingin mendirikan kerajaan baru, bekerja sama dengan kompeni.



Terkait:

Lentera Dari Selarong - Jilid 1



Judul : Lentera Dari Selarong - Jilid 1
Tahun Terbit : 2014
Format : Standar
Tebal : 104 halaman (hitam-putih, halftone)
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Cerita : Metha Studio & Dwi 'Jink' Aspitono
Gambar : Dwi 'Jink' Aspitono
Desain Cover : Fajar Sungging
Harga : Rp. 25.000,-
Stok : Ada
Kontak : Chairul Agus Saptono - 0818269291



Sinopsis:

Tahun 1830, tersebutlah Kastubi, pemuda desa anggota laskar Pangeran Diponegoro yang sangat loyal pada sang pangeran. Sayangnya ada seorang jagabaya yang cemburu melihat kedekatan Kastubi dengan anak gadis Senopati. Kastubi difitnah dan diusir dari desa tempat laskar Pangeran Diponegoro bermukim. Tak hanya itu, ia juga menjadi buronan Kompeni.

Dalam pelariannya, Kastubi yang ingin kembali ke kampung halamannya karena merasa tidak lagi bisa berjuang bersama Pangeran Diponegoro bertemu dengan sahabat lamanya yang bernama Sagiwar. Kastubi mengajak serta Sagiwar untuk ikut ke desanya. Tanpa sengaja mereka masuk ke wilayah kekuasaan Truno Gapuk dan ditawari untuk jadi pengikutnya. Kastubi dan Sagiwar menolak. Kedua sahabat itupun melanjutkan perjalanan menggunakan rakit.

Belum lagi sampai tujuan, rakit mereka diterjang tanah longsor, sehingga membuat Kastubi dan Sagiwar terpisah lagi. Kastubi ditolong oleh seorang prajurit Kompeni, sementara Sagiwar hanyut mengikuti aliran sungai, hingga terdampar di suatu tempat. Di situ Sagiwar bertemu dengan seorang wanita bernama Warin yang tak lain adalah adik kandung Kastubi yang terpisah saat mereka masih kecil.



Terkait: